== TINGKATAN MASYARAKAT HACKER ==
Catatan: Artikel ini merupakan saduran dari HACKER STAGES v1.03
r26MAR2000 dari ElfQrin (www.elfqrin.com)
Pada dasarnya, setiap pelaku TI atau praktisi hacking itu
sendiri mendefenisikan konsep ‘HACKING’ yang berbeda.
Tidak tertutup kemungkinan untuk terjadi perbedaan pendapat
terhadap konsep yang di makhsud, namun cukup jadikan
perbedaan pendapat sebagai sebuah kekayaan pemikiran.
Dalam perjalanan menuju pendewasaan, perubahan pola pikir dan
kemampuan teknik, setiap manusia yang memasuki wilayah hacking akan
melewati beberapa tingkatan.
1. Si Dungu
Saya rasa tidak berlebihan untuk menyebut masyarakat pada tingkatan
ini dengan istilah dungu. Mereka hanya memiliki kemampuan teknis
komputer yang rendah dan mengenal hacking dari surat kabar, bahwa
hacker adalah seorang penjahat elektronik.
Bahkan beberapa diantara mereka juga menulis di surat kabar dalam
hal dan konsep yang sama.
2. Lamer
Lamer merupakan sebuah fenomenal awal remaja yang tertarik
mempelajari hacking. Mereka mempunyai kemampuan komputer standar
dan sedikit lebih banyak mendapat informasi.
Mereka mencoba mencari petunjuk serangan praktis. Baik dari e-zine
maupun melalui diskusi IRC (Chatting). Serangan dilakukan dengan
trojan, sebuah remote administration tool yang memberikan akses
terhadap mesin yang telah terinfeksi.
Lamer juga melakukan benyak hal-hal tidak berguna, seperti
tukar-menukar nomor kartu kredit, dan tukar-menukar password
website porno komersial.
Hacker yang kompeten, atau remaja yang berhasil lolos dari
’seleksi alam’ akan melalui masa ini dengan begitu cepat memasuki
wilayah penuh keingintahuan.
3. Wannabe
Wannabe hacker menganggap hacking lebih sebagai philosophy, atau
seni kehidupan. Mereka mulai membaca teknik-teknik hacking dasar
dan melakukan searching (pencarian) dokumen-dokumen hack yang lebih
serius. Wannabe telah menunjukkan antusiasnya dalam hacking dan
mulai meninggalkan dunia lamer yang penuh kebodohan.
4. Larva
Perjalanan penuh perjuangan menjadi kupu-kupu. Larva telah
disibukkan dengan berbagai pertanyaan bagaimana benda-benda
bekerja ? Bagaimana dunia bekerja. Larva adalah step terpenting
dalam pembentukan jati diri hacker. Mereka menemukan cara untuk
membuat eksploits sendiri. Mencoba melakukan penetrasi sistem tanpa
melakukan pengerusakan, karena mereka tahu, pengerusakan sistem
adalah cara termudah bagi mereka (sysadmin dan polisi) untuk
menangkap jejak sang larva.
5. Hacker
Sebuah keindahan, naluri, karunia tuhan terhadap orang-orang
yang berjuang. Akhirnya tingkatan tertinggi dari budaya digital
telah dicapai. Sebuah dunia baru menanti. Dunia hacking !!
Sesunguhnya setiap orang tidak akan tau kapan pastinya ia menjadi
hacker. Sama halnya dengan anda tidak pernah tau pasti kapan anda
tertidur. Hal terpenting adalah terus belajar dan mengembangkan
pengetahuan. Saat anda beristirahat sejenak dan mengenang kembali
.. anda telah menjadi hacker.
Kemampuan spesial.
Hacker dalam tahap pendewasaannya akan mengalami spesialisasi
skil/kemampuan. Mereka akan dikenal sebagai:
1. Wizard
Yaitu seseorang yang memiliki pengetahuan yang begitu banyak
terhadap subyek tertentu.
2. Guru
Seseorang yang tau apapun tehadap subyek tertentu. Mereka
mengetahui fitur-fitur tak terdokumentasi. Trik-trik pengembangan,
dan teknik-teknik mengalahkan keterbatasan - limit -
Hacker sejati mengenal kebodohannya dan terus mengembangkan diri untuk
mengatasi semua kebodohannya. Dan dalam perjalanan itu alam mengadakan
seleksi, siapakah yang mampu bertahan ?
September 14th, 2006 at 6:41 pm
ngomong2 soal hack, aku ada teman yang ngehack database tempat aku kuliah (ITS Surabaya). Dia membuat exploit sendiri. Masalahnya jika kamu bilang penetrasi dimuali dari remote, dia memasang exploit dari komp admin secara diam2. Perlu diketahui sistem databasenya menggunakan intranet. Hayo yang beginian masuk apa? lamer, larva, wannabe ato hack. Dia juga pernah membobol Univ. Petra Surabaya (walau akhirnya ketahuan dan aksesnya ditutup) dan masih banyak yang lainnya. Tapi meski dia melakukan aksinya dari remote tapi tetap saja dia membutuhkan penanaman exploit dengan membobol admin (coba-coba memasukkan pass). Lagi pula sangat tidak mungkin untuk membuka sesuatu hanya dengan meremote sistem tanpa akses admin.
Dan setahuku para cracker mereka juga harus mengumpulkan data-data cdkey resmi untuk mendapatkan algoritma penggenerate cd-key untuk software yang akan mereka crack dan juga membeli atau meminjam software legal untuk mendapatkan .exe launcher untuk kemudian direplace pada software yang akan di crack.
hahahaha……..
ngomong ke sana kemari sebenarnya aku cuman mau ngomong bahwa jika mau ngehack kita tidak bisa langsung ngeremote desktop orang lain dari desktop kita. Kita kadang juga harus melakukan penetrasi secara FISIK menuju ruang si admin untuk menanamkan exploit. Admin juga tidak goblok dengan memberikan akses luas kepada pihak luar untuk mengobrak-abrik sistemnya. contoh: tampilan fisik dalam FS yang hanya bisa di hack dengan sempurna jika ditampilkan pada IE 5 ke atas. Jika di lihat dari browser lain maka ampun. Kadang gak muncul gambarnya.
November 6th, 2006 at 10:53 pm
gw gk ngerti.. tapi tulisannya benar2 berbobot nih.. pusing..
November 16th, 2006 at 3:27 am
ka keren gimana buatnya
November 8th, 2008 at 1:05 am
@syaifur : bisa koq dilakukan tanpa penetrasi fisik, toh kita bisa “membuat” si user sendiri yang melakukan nya bukan? tanpa sadar tentunya